0


Fenomena Payudara Besar Berhijab Dengan Pakaian Ketat, Fesyen mempunyai banyak manfaat. Dengan baju, Anda dapat tunjukkan siapa diri Anda sebenarnya atau mungkin berpura-pura jadi orang lain. Bagaimana Anda kenakan pakaian dapat jadi cermin step kehidupan yang tengah Anda lewati, tak tahu tengah bertransformasi dari pribadi lama menuju pribadi baru atau mungkin ada dalam perangkap citra diri baru dengan jati diri pribadi lama yang sebenarnya belum beralih. Banyak yang kenakan pakaian hijab yang ketat hingga menonjolkan toket yang gede.

Kenakan pakaian nyatanya bukan hanya hal sesederhana mengancingkan pakaian atau mungkin menggunakan topi. Mereka yang tidak berefleksi tentang fesyen rawan untuk dimakan trend tanpa ada sadar bakal kekosongan arti kenakan pakaian, larut dalam buaian sensasi style sesamanya. Apa argumen di balik fenomena baju ketat dengan menonjolkan toket yang satu ini dapat juga bermacam serta kompleks.

Suatu account Facebook bernama Jilboobs Community ada pada 25 Januari 2014. “Indahnya sama-sama sharing nb : di proses dari beragam sumber, ” sekian gambaran perihal halaman Facebook itu. Sampai di buka pada Rabu (6/8/2014), Jilboobs Community memperoleh 708 likes. Untuk pertama serta paling akhir kalinya sampai saat ini, admin halaman itu mengunggah sejumlah 26 photo pada 29 Januari 2014.

Seluruhnya photo dengan toket gede itu ada pada album bernama `Compilation`. Terlihat kenakan jilbab, nyaris semua wanita di foto-foto itu menggunakan pakaian berlengan panjang. Cuma sebagian yang kenakan pakaian lengan 3/4 atau mungkin bahkan juga lengan pendek. Yang sama dari style baju seluruhnya wanita berjilbab di foto-foto itu yaitu ukuran baju yang ketat hingga sisi boobs (payudara) wanita-wanita itu terekspos. Dari kata `Jilbab` serta `Boobs` dibuatlah akronim `Jilboobs`.
SUMBER : Pakai jilbab tapi kok terlihat seksi

Dikirim pada 09 Agustus 2014 di Life Style
Awal « 1 » Akhir
Profile

“ Haji/Hajjah davidrahman ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 35.310 kali


connect with ABATASA